Rabu, 03 Juli 2013

Review Komik: Moon's Fever oleh OZAKI Ira

Judul: Moon's Fever
Pengarang: OZAKI Ira
Tanggal Terbit: Juni 2013
Penerbit: M&C! Comics
Baka-Updates

Ringkasan dari cover buku:
Kumi mengalami kecelakaan setelah bertengkar dengan Takatori, kekasihnya. Saat sadar, di sisinya berdiri keluarga dan kekasihnya yang mencemaskannya. Namun, Kumi yang keras kepala spontan berpura-pura tidak ingat pada Takatori. Akibatnya, ia dikira mengalami amnesia! Kumi terjebak, tak bisa bilang kalau ia sebenarnya bohong. Apa yang akan Kumi lakukan?! Bagaimana kelanjutan kisah cintanya dengan sang kekasih?!





Moon’s Fever berisi empat oneshots karya OZAKI Ira, yaitu Pure Love Percentage, Moon’s Fever, One-Way Navigation, dan Love in July. Cerita Moon’s Fever, meskipun memiliki ide cerita yang sangat menarik, namun dalam karakterisasi menurut saya kurang digali. Jalan cerita sedikit membosankan karena setting ‘amnesia parsial’ yang dialami tokoh utama hanya terjadi di rumah sakit. Moon’s Fever yang merupakan judul utama dalam manga ini malah menjadi cerita yang paling ‘biasa’ menurut saya.

Pure Love Percentage menceritakan tentang gadis yang menumpang tinggal di tempat adik kelasnya karena kesepian setelah putus cinta. Cerita ini dan cerita ketiga, One-Way Navigation, memiliki tokoh-tokoh yang sudah kuliah. Mungkin karena itu cerita terasa lebih dewasa dan karakterisasi tokoh lebih tergali. One Way Navigation berkisah tentang pertemanan unik antara dua mahasiswa baru yang mengikat pertemanan melalui keinginan mereka untuk berbuat jail. One Way Navigation adalah cerita yang sangat realistis dan menjadi cerita favorit saya di komik ini. Cerita keempat di buku ini, Love in July, adalah cerita yang sangat manis dan sesuai dengan setting cerita di SMA. Pertemuan yang dialami kedua tokoh utama tersebut sangat menarik.

Secara keseluruhan, Moon’s Fever adalah kumpulan oneshots yang menurut saya pantas dibaca. Cerita-cerita karya OZAKI Ira memiliki humor segar dan twists yang akan menarik bagi pembaca yang bosan dengan komik shoujo yang itu-itu saja. Hal yang mengganggu saya ketika membaca komik tersebut malah catatan penerjemah (translator notes) yang memberikan definisi kata-kata seperti daifuku, ineyarou, dan tadaima dalam bahasa Inggris. Menurut saya catatan dalam bahasa Inggris itu akan lebih baik apabila diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia. Namun terlepas dari itu, Moon’s Fever adalah pilihan yang tepat bagi penggemar komik yang ingin membaca komik shoujo yang berbeda dari shoujo biasa.





3.5 butterflies
Kumpulan shoujo oneshots yang cukup unik dan beda dari biasa.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

We love reading comments from our readers, so please leave us your thoughts! Kami akan selalu membalas komentar kamu di blog ini dan juga mengunjungi balik blog kamu. :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...