Minggu, 28 Desember 2014
Riddle and Gift! {Secret Santa 2014}
Ringkasan ini tidak tersedia. Harap
klik di sini untuk melihat postingan.
Kamis, 20 November 2014
End of the Year Wishlist {Secret Santa 2014}
Halooo semuanya! Tidak terasa kita sudah dekat di penghujung tahun. Apa kejadian baik di tahun ini yang paling memorable buat kalian? :) Kalau saya, salah satu highlight tahun ini adalah bergabung dengan BBI! *tebar confetti* Selain itu, Bambi Sisters lahir tahun ini (YAY!) dan saya juga masuk di tahun ketiga bersama blog buku berbahasa Inggris saya, Catch the Lune! So many good things happen. :)
Event BBI pertama yang saya ikuti adalah Secret Santa ini! Lupa-lupa ingat pernah lihat postingan event ini dari blog Ndari dan Kak Mia, kok kayaknya asyik ya tukar-tukaran buku
Bagi yang nyasar ke sini, kamu bisa cari tahu lebih jauh tentang event Secret Santa DI SINI.
Tanpa berpanjang-panjang lagi, ini wish list saya:
1. Amy and Roger's Epic Detour oleh Morgan Matson
Sukaaa covernya yang retro banget! <3 Saya sudah dari dulu pengen buku ini, tapi apalah daya banyak buku-buku lain yang sudah mencuri isi dompet. Review buku ini sih mixed, ada yang tidak terlalu suka dengan depressive tone di awal buku ini, ada juga yang sukaaaa banget dengan pengembangan karakter Amy dan Roger di sepanjang kisah. Saya tertarik terutama karena buku ini tentang road trip, and road trip is almost always fun to read! :)
Bisa dibeli di sini.
2. Let It Snow oleh John Green, Maureen Johnson, dan Lauren Myracle

Alasan kenapa saya ingin buku ini sih sederhana: JOHN GREEN
Bisa dibeli di sini.
3. Notasi oleh Morra Quatro
Saya suka sekali covernya. So cute! Pernah sekali balik-balik isinya di toko buku dan tertarik dengan kisahnya yang berlatar di kampus. Seperti mungkin bisa ditebak, saya sekarang jarang baca fiksi remaja karya pengarang asli Indonesia. Tapi sejak membaca Montase, saya jadi ingin menemukan gems lain di fiksi remaja Indonesia. :) Semoga saja saya akan menyukai kisah dan gaya penulisan buku ini! :)
Bisa dibeli di sini.
4. 30 Paspor di Kelas Profesor oleh J. S. Khairen
Saya suka dengan pemikiran bahwa tidak segalanya bisa dipelajari di kelas. Cukup yakin bahwa setelah membaca buku ini, wanderlust saya akan semakin parah haha. Saya harap tidak ada typo di buku ini dan kualitas kertasnya lebih baik daripada kertas yang biasa dipakai Noura Books! Jujur, kertas tipis abu-abu membuat saya lebih sulit membaca. I hope the content could make up for the paper/typo though. :)
Bisa dibeli di sini.
Dan itu semua buku yang ada di wish list saya! Saya sih senang-senang saja mau dikirimkan buku yang manapun lewat cerobong asap (
Terima kasih bagi Santa saya, mohon jangan mengirimkan riddle yang susah-susah yaa haha. Terima kasih juga bagi semua yang sudah membaca! Semoga list buku-buku di sini bisa masuk wishlist kalian juga. ;) Saya akan membuat postingan selanjutnya mengenai buku yang saya dapat beserta riddle tanggal 28 Desember 2014. Have a good day, everyone! :)
Selasa, 04 November 2014
Rekap Indonesia's Book Fair 2014: The Time I Went Crazy over Books
Kemarin saya bilang kalau saya sengaja menyimpan uang di Pasar Santa untuk
Pertama-tama, SAYA MINTA MAAF karena baru melihat
undangan kopdar BBI Jabodetabek di inbox, jadi enggak bisa datang. *bangs head against wall*
Padahal lokasinya udah pas banget di
IBF. Aaah, semoga bisa ketemu di Indonesia’s
Readers Festival nanti ya!
Cara ke Indonesia’s Book Fair menggunakan kereta dari Depok:
saya naik kereta dari Stasiun UI sampai Stasiun Sudirman, lalu keluar lewat
pintu atas dan terus jalan hingga mencapai halte Busway. Di halte Busway, kamu
harus punya Flazz card atau e-money karena pembelian kartu sekali jalan seperti
KRL tidak berlaku di Busway. Naik busway dan turun di Halte Gelora Bung Karno,
lalu menyebrang ke bagian kiri dan lewat celah pintu kemudian jalan lurus
sampai gedung Istora Senayan.
Daftar buku yang berhasil saya borong kemarin:
Pride and Prejudice
and Zombies: Rp 60.000 (ENG)
Emmy and the
Incredible Shrinking Rat: Rp 9.000 (IND)
Tuck Everlasting:
Rp 5.000 (IND)
Treasure Island:
Rp 11.000 (IND)
Indonesian-English
Dictionary: Rp 25.000 (IND-ENG lol)
Artemis Fowl: Rp.
25.000 (ENG)
The Marvelous Land of
Oz: Rp 10.000 (IND)
Blood Red Road: Rp
10.500 (ENG)
Fever: Rp 14.000
(ENG)
Hunting Lila: Rp
Rp 34.500 (ENG)
Drifting House: Rp
27.500 (ENG)
Manga Silver Spoon Vol. 5:
Rp 16.000 (IND)
Totalnya… hitung saja sendiri ya hehe. Beda dengan Jakarta Book Fair (JBF) tahun ini di
mana saya memborong buku-buku Periplus saja, di IBF tahun ini saya membeli
cukup banyak buku-buku berbahasa Indonesia dari Atria. Sedih karena Atria
sekarang jarang menerbitkan buku, padahal saya suka terjemahan Atria yang
menurut saya cukup pas untuk novel-novel klasik. :’)
![]() |
such a beautiful pile. |
Beberapa dari buku-buku di atas, seperti Pride and Prejudice and Zombies, saya
beli preloved dari booth-booth yang
khusus menjual buku-buku bekas. Di JBF tahun lalu saya berhasil mendapatkan An Abundance of Katherines dengan
kualitas prima dari booth yang menjual Pride
and Prejudice and Zombies, jadi saya senang banget booth ini buka lagi di
IBF! Sayang harga buku-bukunya masih agak mahal, tapi kalau kamu mencari buku preloved dengan kualitas baik, kamu bisa
ke booth di mana semua bukunya tersampul plastik rapi. Sorry I have such
random memory saya enggak pernah bisa ingat nama booth atau bapak yang jual.
Saya cukup puas dengan IBF tahun ini, meski belum menyamai kebahagiaan di JBF bulan Juni. Enggak ada yang bisa menyamai kebahagiaan menemukan hardcover Harry Potter movie edition lengkap dengan bonus dan glossy print yang aslinya Rp 400.000 + menjadi Rp 60.000. *sujud syukur* IBF rasanya sih lebih ramai dari JBF, tapi saya no comment tentang itu. Discount always means WAR! :P
Yang saya suka dari booth-booth di IBF tahun ini, ada lebih banyak variasi dibading sebelumnya. Tidak hanya fiksi dari penerbit-penerbit terkenal seperti Mizan dan Gramedia, ada juga booth Penerbit Haru, booth-booth untuk buku anak, bahkan booth yang khusus menjual artbook di mana saya mupeng berat. Ada juga Manga Festival di mana komik-komik asli Jepang dan ilustrasi-ilustrasi asli ditampilkan. Yang bikin saya pengen nangis darah sih collector edition Sailor Moon, with its super glossy cover, really nice paper, and gorgeous artwork. Kira-kira ada enggak ya kemungkinan giveaway buku-buku di pameran manga mungkin di akhir pameran?
![]() |
It's full of ROSES and perfect in every way! |
![]() |
ini Yakumo dari Psychic Detective Yakumo lho lolololol |
![]() |
Sherlock! Jadi pengen nonton versi BBCnya lagi! |
![]() |
Nodame Cantabile! Ada yang baru nonton versi adaptasi Korea-nya? *merinding* |
Buat para pencinta komik, M&C mengadakan bonus komik
Jepang asli setiap pembelian 3 buku komik, gantungan kunci eksluksif setiap
pembelian 5 buku komik, dan tote bag Miiko setiap pembelian 10 buku komik. Saya
sih enggak beli karena dari koleksi komik Jepang gratis yang ditawarkan enggak
ada yang menarik perhatian saya, tapi mungkin ini menarik bagi yang memang
mengoleksi komik Jepang asli atau ingin meningkatkan kemampuan berbahasa Jepang
dengan membaca komik. :)
![]() |
bonus komik milik teman saya |
Karena kakak tercinta yang juga mengelola Bambi Sisters akan
berkunjung ke Depok minggu ini, jadi mungkin saya akan mampir lagi di IBF. Iya, saya kok malah membahayakan saldo rekening bank begini. -____-
![]() | ||
karena saya random, saya malah beli book bag bukan bukunya di Penerbit Haru. :P |
Pictures are taken by me and my dear friend Ryana (thanks!).
Terima kasih sudah membaca postingan ini! Semoga saya enggak kalap kalau jadi pergi ke IBF lagi. #pleasesomeonestopme
Minggu, 02 November 2014
Tentang Pop up Bookstore di Pasar Santa: POST!
Halo! Hari Sabtu kemarin saya bersama kedua teman saya
menyambangi Pasar Santa. Siapa yang ngaku hipster pasti tahu Pasar Santa.
Tempat ini sedang banyak dibicarakan di Instagram dan Twitter karena banyak
toko-toko unik bermunculan di sini. Dari tempat makan mie ayam 20.000-an sampai
toko piringan hitam yang saya enggak berani tanya harganya, semua ada di lantai
3 Pasar Santa!
Cara ke Pasar Santa: Saya ke Pasar Santa dengan kendaraan
umum. Dari Depok, tepatnya Stasiun UI, saya naik KRL ke Stasiun Pasar Minggu,
lalu menyebrang dan naik Kopaja 75. Bilang saja sama supir busnya kamu mau ke
Pasar Santa, nanti busnya berhenti di Pasar Santa. :) Setelah turun dari bus,
tinggal jalan lurus masuk ke gang, dan kamu sampai di Pasar Santa!
Setelah bermacet ria di daerah Mampang, akhirnya sampai juga
saya dan teman-teman saya di Pasar Santa. Tujuan utama saya ke Pasar Santa
selain untuk mencicipi ABCD Coffee yang tersohor, juga untuk melihat-lihat buku
di pop up bookstore POST. Kopi di ABCD Coffee dibuat oleh barista-barista
terkemuka dan kamu bisa membayar dengan memasukkan uang ke celengan merah
sebagai bentuk ‘apresiasi’. You name the
price – literally! POST sendiri dikelola dua sahabat yang juga menulis buku
The Dusty Sneakers. Dikutip langsung
dari bio akun Twitter mereka (yes, I’m
that uncreative), POST adalah “books, gatherings, and all things creative.
an alternative pop-up space in Pasar Santa”. Oke. Di pikiran saya intinya di
sana ada buku – and off I go there
haha.
Sayang ABCD Coffee yang saya nantikan untuk cicipi tutup
hari Sabtu itu. T___T Memang kalau mau menangkap coffee shop satu ini, kita harus
sering cek Instagram mereka @abcd_coffee. Di sana diberitahu apakah coffeeshop
tersebut buka atau tidak hari itu. Bahkan ada milk day, yaitu hari cappuccino gratis. Nyesel banget melewatkan
event itu! #jiwagratisan
Untunglah POST buka hari itu, dengan koleksi buku mereka! Many lovely books, tapi harganya masih
saingan sama Aksara hehe. Karena saya memang tidak berniat membeli buku baru,
saya akhirnya membawa pulang dua buku preloved:
Alice in Wonderland & Through the
Looking Glass oleh Lewis Carroll dan Boy:
Tales of Childhood oleh Roald Dahl. Total bayar Rp 50.000. Senang, karena
saya memang ingin buku Alice in
Wonderland versi Wordsworth! Senang juga enggak kalap karena masih ada Indonesia’s Book Fair yang belum
disambangi! *cek saldo rekening bank* *le sigh*
Saran untuk POST: saya agak kecewa melihat kurangnya
buku-buku bergenre Young Adult di rak.
Buku-buku di POST dipisahkan dengan rapi di rak: dewasa dan anak-anak. Sebagai
pencinta YA, saya langsung menyadari akan sedikitnya jumlah buku YA di sana.
Menurut saya buku-buku coming of age sangat
pantas ada di salah satu rak mereka, mengingat kebanyakan pengunjung Pasar
Santa masih di usia dewasa muda and we
need more books which we can absolutely relate with. :) Semoga di
pop up selanjutnya, POST bisa memasukkan lebih banyak buku YA di koleksi
mereka!
![]() |
tampakan salah satu toko |
Menurut saya konsep Pasar Santa menarik – artsy place in unseemingly place. It’s nice
to see creativities even in the most uncommon place, and to bring people from
different classes together in one place for the purpose of enjoying art. Bahkan
mie ayam juga seni lho! Art of food.
;)
Pasar Santa is
certainly a place to visit. Harga-harga beberapa barangnya memang tergolong
agak mahal, tapi kualitasnya cukup terjamin dan makanan di sana heavenly. Kamu harus coba mie ayam di
sana: the noodle is to die for. Agak
berharap ada jam buka fix untuk toko-toko di sana. Pas saya mau pulang pukul
setengah 4 sore, beberapa toko ada yang baru mau buka. Mauuu lihat tokonya
kakaaaak~~ (halah paling enggak beli juga lol)
Semoga kamu jadi tertarik berkunjug ke Pasar Santa setelah
membaca postingan ini! Sorry for the lack of photos. Kemarin entah mengapa saya lagi malas banget foto-foto haha. But really, Pasar Santa is a great place. Next time, ayo kita makan homemade
cake di Sepotong Cake bareng-bareng! Sumpah, pasti ada paling tidak satu
toko yang akan menarik perhatian kamu di Pasar Santa. ;)
Langganan:
Postingan (Atom)